<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tiethea's Weblog</title>
	<atom:link href="http://tiethea.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tiethea.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jan 2009 08:19:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='tiethea.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/461ebaf60a54850749e82d98e2f89fb1?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tiethea's Weblog</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>cara membuat blog pada wordpress</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/cara-membuat-blog-pada-wordpress/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/cara-membuat-blog-pada-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 08:19:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[1.  masuk ke layanan blog gratis wordpress dengan alamat http://wordpress.com, kamu akan di bawa ke halaman seperti ini

untuk tampilan default memang dalam bahasa inggris, untuk memudah kan dalam mendaftar dan mengatur blog pada wordpress bisa dirubah ke dalam bahasa indonesia, caranya cari tulisan Preferred Language: kemudian cari pilihan bahasa indonesia

jika sudah dalam bahasa indonesia, sekarang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=74&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1.  masuk ke layanan blog gratis wordpress dengan alamat http://wordpress.com, kamu akan di bawa ke halaman seperti ini</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp.JPG" alt="" width="641" height="768" /></p>
<p>untuk tampilan default memang dalam bahasa inggris, untuk memudah kan dalam mendaftar dan mengatur blog pada wordpress bisa dirubah ke dalam bahasa indonesia, caranya cari tulisan Preferred Language: kemudian cari pilihan bahasa indonesia</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp1.JPG" alt="" /></p>
<p>jika sudah dalam bahasa indonesia, sekarang kamu menu daftar sekarang</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp3.JPG" alt="" /></p>
<p>setelah kamu klik menu daftar sekarang, kamu akan menjumpai halaman seperti ini</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp4.JPG" alt="" width="531" height="697" /></p>
<p>itu adalah halaman formulir yang berguna nanti untuk mengakses blog wordpress kamu.<br />
isilah formulir sesuai dengan keinginanmu, contoh untuk pengisian di bawah ini</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp5.JPG" alt="" width="590" height="689" /></p>
<p>masukan nama pengguna, yang mudah kamu ingat, begitu juga dengan kata kunci, buatlah yang mudah diingat dan tidak mudah ditebak oleh orang lain demi keamanan blogmu, masukan alamat email, beri tanda centang pada legal flotsam, lalu kemudian klik next…</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp6.JPG" alt="" width="598" height="329" /></p>
<p>jika muncul seperti gambar di atas, berati untuk nama pengguna “pangeran” telah dipakai orang, maka langkah selanjutnya adalah dengan menganti dengan nama yang lain, dalam hal ini saya mengganti dengan nama pengguna “pengranvicky” kemudian tekan next lagi</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp7.JPG" alt="" /></p>
<p>setelah berhasil, kamu akan menjumpai halaman seperti ini</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp8.JPG" alt="" width="637" height="318" /></p>
<p>coba perhatikan kolom pertama, yaitu blog domain, blog domain maksudnya adalah sebagai alamat blog kamu nantinya, pada kolom pada tingkat ini masih bisa dirubah, tapi setelah proses Signup nanti sudah tidak bisa di rubah lagi, jika ingin merubah rubahlah sesuai dengan keinginanmu, piliha nama blog yang benar-benar cocok dengan kamu, karena nanti sudah tidak bisa di rubah lagi. kecuali jika kamu mau registrasi lagi dari awal, nanti kamu baru bisa membuat alamat yang berbeda.</p>
<p>untuk judul blog ini juga bisa dirubah, dan kalau judul blog ini masih di bisa dirubah nanti pada menu setting</p>
<p>untuk bahasa abaikan saja, karena kita memang memilih bahasa indonesia</p>
<p>kemudian klik  <strong>menu Signup </strong></p>
<p>kemu akan menjumpai halaman seperti ini</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp9.JPG" alt="" /></p>
<p>disitu telah dituliskan bahwa sebuah email dikirim ke pecintacokelats@gmail.com untuk mengaktifkan akun Anda. Periksa kotak masuk anda dan klik tautan yang ada di pesan tersebut. Email ini akan sampai paling lambat 30 menit. Jika anda tidak mengaktifkan account anda dalam 2 hari, anda harus mendaftarkan diri lagi</p>
<p>kamu ngecek emailnya nanti aja, kamu isi aja dulu sedikit identitas kamu yang diminta pada kolom yang tersedia. sebagai contoh isinya seperti ini</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp10.JPG" alt="" /></p>
<p>jika sudah diisi klik menu save profie</p>
<p>kalau sudah save profile, sekarang kamu cek email kamu.</p>
<p>oh ya… biasanya email lebih cepat kalau menggunakan layanan gmail, kalau di yahoo akan lama,</p>
<p>setelah email dari wordpress.com kamu buka, sekarang kamu klik link yang disediakan oleh wordpress.com, seperti gambar di bawah ini</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp11.JPG" alt="" /></p>
<p>setelah link dari wordpress pada email kamu klik, kamu akan di bawa ke halaman seperti di bawah ini</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp12.JPG" alt="" width="600" height="383" /></p>
<p>halaman di atas menunjukkan bahwa account kamu telah aktif, dan dibawahnya terdapat username dan pasword yang dapat kamu gunakan untuk mengakses accoun kamu. dan sekarang kamu telah selesai membuat blog, tinggal mengisi artikel saja….</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp13.JPG" alt="" /></p>
<p>untuk melihat tampilan blog kamu seperti apa, klik menu  view your site</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp14.JPG" alt="" /></p>
<p>ini lah hasilnya…… kamu telah mempunya sebuah blog, pada contoh gambat di atas, url nya adalah http://pengeranvicky.wordpress.com.</p>
<p>setiap pertama kali membuat blog pada wordpress pada awalnya pasti tersedia contoh posting dengan judul Hellow word!  contoh posting itu dapat kita rubah atau kita hapus pada dashboarad area.</p>
<p>Membuat dan mengatur artikel pada blog wordpress.com</p>
<p>sebelum melangkah lebih jauh lagi, alangkah baiknya jika saya sebutkan bagian-bagian dari blog wordpress.com</p>
<p><img class="alignnone" src="http://ridwanaz.com/images/wp15.JPG" alt="" /></p>
<p>1. Untuk membuat dan mengatur artikel pada blog wordpress, terlebih dahulu kamu harus login pada dashboard area, cara nya adalah masuk ke  http://domainkamu.wordpress.com/wp-admin, pada contoh di sini adalah masuk ke http://pengranvicky.wordpress.com/wp-admin atau bisa juga melalui  sidebar &#8211; meta &#8211; masuk log (login)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=74&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/cara-membuat-blog-pada-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp1.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp3.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp4.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp5.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp6.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp7.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp8.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp9.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp10.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp11.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp12.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp13.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp14.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://ridwanaz.com/images/wp15.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Telepon Seluler</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/telepon-seluler/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/telepon-seluler/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 08:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[http://riamahdia.blogspot.com/

Teknologi Budaya dan Budaya Teknologi
(Studi Tentang Penggunaan HP di Berbagai Negara)
Irwansyah, MA
Disajikan pada acara Seminar Nasional “Ponsel: Teknologi Budaya dan Budaya Teknologi”
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
24 Desember 2008
Garis Besar
• Pendahuluan
• Teknologi dan Budaya
• Studi-Studi Penggunaan Telepon  Genggam
• Kesimpulan
Pendahuluan
• Teknologi Informasi dan Komunikasi ada di mana-mana dan menjadi lebih prominen
• [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=70&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>http://riamahdia.blogspot.com/</p>
<div class="post-body entry-content">
Teknologi Budaya dan Budaya Teknologi<br />
(Studi Tentang Penggunaan HP di Berbagai Negara)</p>
<p>Irwansyah, MA<br />
Disajikan pada acara Seminar Nasional “Ponsel: Teknologi Budaya dan Budaya Teknologi”<br />
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa<br />
24 Desember 2008</p>
<p>Garis Besar<br />
• Pendahuluan<br />
• Teknologi dan Budaya<br />
• Studi-Studi Penggunaan Telepon  Genggam<br />
• Kesimpulan</p>
<p>Pendahuluan<br />
• Teknologi Informasi dan Komunikasi ada di mana-mana dan menjadi lebih prominen<br />
• Komunikasi Bergerak (Mobile) telah menjadi mainstream dan omnipresent<br />
• Telepon genggam/seluler (HP) merupakan teknologi yang lebih cepat diadopsi oleh begitu banyak orang (Katz, 2006)<br />
• HP menjangkau dimana media tidak dapat mencapainya (GSM World, 2006).<br />
• Pada tahun 2006 terdapat sekitar 2,4 milyar HP terjual di dunia, lebih banyak dibandingkan penjualan komputer (GSM World, 2006).<br />
• Ada lebih dari 350 milyar short message service (SMS) yang melintasi jaringan bergerak setiap bulannya (GSM World, 2006).<br />
• Sebuah studi yang dirilis oleh GSM World (2007) memperlihatkan kenaikan 10% dari penetrasi teknologi bergerak yang meningkatkan 1,2% pertumbuhan ekonomi<br />
• Akhir 2007, jumlah pengguna HP di dunia mencapai 3.2 Milyar (Castell, 2008)<br />
• Pasar Telekomunikasi Indonesia</p>
<p>Penetrasi Nirkabel Tahun 2007</p>
<p>Teknologi dan Budaya</p>
<p>Teknologi dan Budaya: Konteks HP<br />
• Technology is extension of man dan the medium is the message  (McLuhan, 1964).<br />
• Dasar untuk mengatakan bahwa teknologi mendorong perubahan sosial yang sering disebut oleh technological determinism (LaRose &amp; Straubhaar, 2006, 2008)</p>
<p>Sumber: Marshal McLuhan, Understanding Media, (1964); Robert LaRose &amp; J. Straubhaar, Media Now, (2006, 2008)</p>
<p>Peradaban menentukan teknologi, bukan tidak terbendung (cultural determinism )</p>
<p>ASPEK BUDAYA<br />
tujuan, nilai dan kode etik, kepercayaan, kesadaran dan kreativitas<br />
ASPEK ORGANISASI<br />
Kegiatan ekonomic dan industri,<br />
aktivitas profesional , pengguna dan konsumen, asosiasi perdagangan<br />
ASPEK TEKNIS<br />
Pengetahuan, ketrampilan dan teknik, alat-alat mesin, bahan kimia, sumber daya, produk dan limbah<br />
Sumber: Pacey,  Culture of Technology, (2000)</p>
<p>LEVEL :<br />
• Level Pertama, “Definisi Umum”<br />
• Level Kedua, “Kontekstual” atau “Definisi berbasis Pengguna”<br />
• Level Ketiga, “Kommunikatif” atau Definisi “Struktural”<br />
DEFINISI TEKNOLOGI :<br />
• Teknologi sebagai objek fisik, alat, &amp; artefak<br />
• Teknologi sebagai isi atau “piranti lunak”, yang didefinisikan oleh cara penggunaannya<br />
• Teknologi sebagai sistem budaya dan makna sosial<br />
DEFINISI BUDAYA :<br />
• Budaya sebagai “seni” dan “keunggulan estetis”<br />
• Budaya sebagai “cara hidup” atau pengalaman yang hidup dalam orang-orang, komunitas atau kelompok<br />
• Budaya sebagai  dasar “sistem struktur”<br />
Studi-Studi Penggunaan HP<br />
• Ranghild Overa (2008) menggambarkan konteks negara Ghana dan memperlihatkan akses HP mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan ekonomi bagi pedagang hasil bumi:<br />
– HP menjadi alat komunikasi antara pedagang kota dan desa karena sering berpindah-pindah dan tidak punya kantor<br />
– Pedagang bertukar informasi dan memilih berkomunikasi verbal daripada penggunaan SMS.</p>
<p>• Pui-lam “Patrick” Law dan Yinni Peng (2008) meneliti pekerja migran Cina bagian Selatan berkaitan dengan formasi jaringan kerja yang terbuka dan luas<br />
– HP menjadi alat untuk berkomunikasi dengan keluarga di daerah rural<br />
– HP memperluas jaringan untuk mendapatkan pasar kerja<br />
Sumber: Pui-lam Law &amp; Yinni Peng,  Mobile Networks: Migrant Workers in Southern China, (2008)<br />
• Judith Mariscal dan Carla Marisa Bonina (2008) mensurvei penggunaan HP di Mexico<br />
– 49% perempuan muda ditemukan tergantung dengan HP dengan sering menelepon keluarga yang berada di rumahnya.<br />
– Generasi muda sulit membedakan antara komunikasi face-to-face dengan komunikasi dengan menggunakan HP.<br />
Sumber: Judith Mariscal &amp; Carla Maris Bonina,  Mobile Communication in Mexico: Policy and Popular Dimensions, (2008)</p>
<p>• Patricia Mechael (2008) meneliti tentang penggunaan HP dalam pelayanan kesehatan di Mesir<br />
– Pemanfaatan HP lebih bermanfaat bagi pekerja kesehatan di daerah pinggiran kota dan rural untuk mengatasi rasa terisolasi<br />
– Pekerja kesehatan menggunakan HP untuk memanggil dan berkoordinasi pejabat yang bertanggung jawab fasilitas kesehatan dan pelayanan gawat darurat<br />
Sumber: Patricia Mechael, Health Services and Mobiles: A Case from Egypt, (2008)</p>
<p>• Lourdes M. Portus (2008) mengeksplorasi pemanfaatan HP bagi komunitas miskin kota Filipina<br />
– HP dibeli secara kredit (empat kali bayar) dengan bunga 20% dan pengisian pulsa dengan prepaid<br />
– HP dibeli untuk memperlihatkan status<br />
– HP berguna untuk tetap berhubungan dengan keluarga di rumah mengantisipasi kriminalitas<br />
– HP dimanfaatkan untuk memperluas pengawasan terhadap anak.<br />
Sumber: Lourdes M. Portus, How the Urban Poor Acquire and Give Meaning to the Mobile Phone, (2008)</p>
<p>• Christian Licoppe (2008) meneliti tentang nada panggil HP (ringtone) di Amerika Serikat<br />
– Ringtone digunakan untuk membedakan atau mengenali penelepon<br />
– Ringtone dianggap mewakili “musik dalam pikiran” dan ekspresi diri<br />
– Ringtone dimanfaatkan untuk memberikan kesenangan bagi penelepon jika tidak diangkat<br />
Sumber: Christian Licoppe,  The Mobile Phone’s Ring, (2008)</p>
<p>• Scott Campbell (2007) mensurvei tentang penggunaan HP dalam konteks Apparatgeist dan Fashion di Hawaii<br />
– Apparatgeist = ‘spirit of machine’, kebiasaan manusia dalam mengadopsi HP (Katz &amp; Aakhus, 2002)<br />
– HP menjadi alat berkomunikasi untuk membangun relasi, keamanan, kenyamanan, dan ekspresi diri<br />
– HP menjadi simbol gaya hidup, fashion dalam teknologi, representasi anggota kelompok.<br />
Sumber: Scott Campbell, Mobile Technology and The Body: Apparatgeist, Fashion, and Function, (2008)<br />
• Naomi S. Baron (2008) meneliti tentang volume suara dan multitasking dalam HP<br />
– Perempuan merasa lebih terganggu ketika mendengarkan ringtone dan suara orang bertelepon dengan menggunakan HP karena lokasi yang tidak pas (spt. rumah ibadah, toilet)<br />
– Laki-laki merasa terganggu ketika ada orang lain yang mendengarkan (‘nguping’) pembicaraannya di HP<br />
– 73,9% mahasiwa melakukan multitasking baik antara komputer, HP, dan komunikasi face-to-face<br />
Sumber: Naomi S. Baron, Adjusting the Volume: Technology and Multitasking in Disourse Control, (2008)</p>
<p>• Richard S. Ling (2008) meneliti dengan kohesi dan ritual sosial dalam penggunaan HP<br />
– SMS menjadi alat untuk mempererat interaksi antara pasangan yang sedang berpacaran di Jepang (Ito, 2005)<br />
– HP menjadi alat untuk mengucapkan selamat (mis. HUT) tanpa dibatasi ruang dan waktu<br />
– Penggunaan kata “hug” sebagai penutup dalam SMS spt: “Have a good night, hug”, “Do you want to spend the night? Hug”.<br />
Sumber: Richard S. Ling, The Mediation of Ritual Interaction via the Mobile Telephone, (2008);<br />
M. Ito, Mobile phones, Japanese youth and the re-placement f social contact, (2005)</p>
<p>• Kakuko Miyata, Jeffrey Boase, dan Barry Wellman (2002, 2004, 2005) meneliti tentang pengaruh sosial ‘Keitai’ (Internet berbasis HP).<br />
– Penggunaan keitai lebih banyak untuk email dibandingkan dengan PC.<br />
– Keitai menjadi alat utama komunikasi yang berguna untuk menjaga hubungan antara sesama pengguna spt kedekatan emosional dan bantuan finansial.<br />
Sumber: Kakuko Miyata, Jeffrey Boase, &amp; Barry Wellman, The Social Effect of Keitai and Personal Computer Email in Japan, (2008)<br />
• Ilpo Koskinen (2008) meneliti tentang Multimedia Service (MMS):<br />
– MMS digunakan untuk “moblog”, mobile blogs, citizen journalism, dan media massa bergerak.<br />
– MMS memberikan elemen sosial, sensual, dan emosi.<br />
– MMS mengarahkan masyarakat pada kelompok yang nomaden.</p>
<p>• On-Kwok Lai (2008)meneliti penggunaan HP di Jepang untuk perlindungan anak-anak salah satunya dengan RFID:<br />
– Lebih dari 81% responden sangat menyukainya untuk mendapatkan informasi keberangkatan dan kedatangan anak-anaknya (MIC 2005, 2006)<br />
– NTT DoCoMo membuat pasar “kids mobile” untuk keamanan dengan alarm 100 dB dan panggilan darurat (MIC, 2006)<br />
– Orang tua berlangganan “ima-doco” (Where are you now?) (Japan Times, 2005).<br />
Sumber: On-Kwok Lai, Locating the Missing Links of Mobile Communication in Japan: Sociocultural Influences on Usage by Children and the Elderly, (2008). MIC, White Paper, (2005, 2006); Japan Times, DoCoMo handset for kids boasts crime alarm (2005)</p>
<p>• Peter B. White dan Naomi Rosh White (2008) meneliti penggunaan HP di kalangan turis di Selandia Baru<br />
– HP digunakan untuk mendapatkan dukungan emosi dari rumah dan kekangenan terhadap keluarga<br />
– SMS lebih banyak dipergunakan untuk menjaga kontak sedangkan Voice digunakan untuk keadaan darurat<br />
– HP menjadi representasi kehadiran dengan keluarga, teman, dan rekan bisnis selama liburan.<br />
Sumber: Peter B. White &amp; Naomi Rosh White, Maintaining Co-presence: Tourists and Mobile Communication in New Zealand, (2008)</p>
<p>• Jonathan Donner, Nimmi Ragaswamy, Molly Wright Steenson, and Carolyn Wei (2008) meneliti penggunaan HP di keluarga kalangan menengah di India<br />
– Karena masalah finansial, HP dipinjamkan, di sewa dan pembayaran tagihannya dikumpulkan secara kolektif dalam anggota keluarga<br />
– Pada keluarga yang ingin selalu dekat dengan anggota keluarga lainnya, HP digunakan untuk berkomunikasi tanpa harus bertemu secara fisik<br />
– Bagi pasangan pacaran yang berbeda kasta, HP menjadi alat untuk membangun relasi romantis tanpa harus takut diketahui dan ditentang oleh keluarga masing-masing</p>
<p>Sumber: Jonathan Donner, Nimmi Ragaswamy, Molly Wright Steenson, &amp; Carolyn Wei, “Express Yourself” and “Stay Together”: The Middle-Class Indian Family, (2008)</p>
<p>• Mohammad Ibahrine (2008) meneliti penggunaan HP di Arab<br />
– 90% remaja Arab menggunakan SMS, “Arab Generation Txt” (Arab Advisory Group, 2005)<br />
– Bluetooth menjadi alat untuk bertukar nomor HP antara laki dan perempuan tanpa harus dihalangi atau dibatasi oleh Mutawaeen (Aboud, 2005)<br />
– Adanya pelarangan penggunaan kamera HP di shopping mall (Kawach, 2003) dan pemisahan shopping mall (Daoussary, 2006)<br />
– Adanya UU yang melarang penggunaan teknologi Bluetooth di Bahrain (Daoussary, 2006)</p>
<p>Sumber: Mohammad Ibahrine, Mobile Communication and Sociopolitical Change in the Arab World, (2008); Arab Advisors Groups, Only 56% of Arab cellular operators provide the MMS service, while Marocco and Lebanon have the highest SMS rates in the Arab, (2005); G. Aboud, Teenagers sinking their teeth into new technology, (2005); S. Doussary, The first law in the Gulf countries against the misuse of the Bluetooth wireless technology, (2006); N. Kawach, Camera mobile phone may be new security irritant, (2<br />
• Mohammad Ibahrine (2008) meneliti penggunaan HP di Arab:<br />
– 96% responden pada American University di Kairo dan Universitas Kairo percaya bahwa diperlukan aturan baru untuk meregulasi HP di ruang publik<br />
– Pemerintah Saudi Arabia melarang penggunaan HP untuk memilih “Star Academy”  (Saudi Arabia Idol) (Hammond, 2005)<br />
– HP digunakan untuk mendapatkan pasangan dalam kawin kontrak (Misyar) (Al-Arabiya.net, 2005)<br />
– SMS banyak digunakan untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri (Howeidy, 2006)</p>
<p>Sumber: Mohammad Ibahrine, Mobile Communication and Sociopolitical Change in the Arab World, (2008); A. Hammond, Saudi telecom stops text vote for Arab talent show, (2005), Al-Arabiya.net, The mobile phone and the Misyar, (2005); A. Howeidy, Lessons learned, (2006)</p>
<p>• Mohammad Ibahrine (2008) meneliti penggunaan HP di Arab:<br />
– Walaupun ada fatwa tentang pelarangan penggunaan HP berkamera (Mishkas, 2004, Geledi, 2005), Fatwa-fatwa juga didistribusikan melalui SMS spt:<br />
“Penggunaan SMS antara anak laki-laki dan perempuan diharamkan oleh Syariah Islam, dan yang mengarah kepada tindakan tersebut dilarang….” (International Islamic News Agency, 2004).</p>
<p>Sumber: Mohammad Ibahrine, Mobile Communication and Sociopolitical Change in the Arab World, (2008); A. Mishkas, Saudi Arabia to overturn ban on camera phones, (2004), S. Geledi, Camera phones still banned at schools, (2005); IINA<br />
• Shahiraa Sahul Hameed (2008) meneliti efek penggunaan HP di Singapura<br />
– HP menyebabkan pengurangan sentralisasi pengawasan di sekolah sejak murid memiliki alat untuk mengakses dan memberikan akses di luar sekolah<br />
– Muslim Religious Council of Singapore (MUIS) dan Registar of Muslim Marriage (ROMM) menerima penggunaan SMS untuk talak, namun akan memberikan denda SGD 500 (3 juta rupiah) atau 6 bulan hukuman penjara di bawah UU Syariah Islam jika tidak melapor ke Pengadilan Syariah dalam waktu 6 hari setelah pengiriman SMS.<br />
– Pemerintah Singapura meminta penggunaan kartu prabayar untuk melakukan registrasi dan membatasi seseorang untuk tidak memiliki lebih dari 10 SIM Card.</p>
<p>Sumber:  Shahiraa Sahul Hameed, The effect of Mobile Telephony on Singaporean Society, (2008)<br />
• Howard Rheingold (2008) meneliti dan mendokumentasikan tentang HP dan SMS sebagai alat yang mempengaruhi demonstrasi publik dan pemilihan umum<br />
– Di Ghana, HP menjadi alat untuk melaporkan kebohongan di tempat pemungutan suara ke stasiun radio lokal<br />
– Di Kenya, SMS menjadi alat kampanye, berita polling, dukungan politik (Kagai, 2002; Kalondo, 2005)<br />
– Di Hungaria, SMS menjadi alat propaganda politik selama pemilu (Danyi &amp; Sukosd, 2003)<br />
– Di Italia, SMS menjadi kampanye untuk PM Silvio Berlusconi, ‘Sostieni Molto Silvio’ yang berarti ajakan untuk mengirimkan kalimat promosi ke lima orang berikutnya (Rhiengold, 2008).</p>
<p>Sumber: Howard Rheingold, Mobile media and political collective action, (2008); B. Kagai, Mobile phone plays role in free Kenya elections, (2008); E. Kalondo, Kenyans hold peaceful referendum after bitter campaign, (2005); Danyi &amp; Sukosd, M-Politicas in the making: SMS and e-mail in the 2002 Hungarian election campaign, (2003)</p>
<p>• Howard Rheingold (2008) meneliti dan mendokumentasikan tentang HP dan SMS sebagai alat yang mempengaruhi demonstrasi publik dan pemilihan umum<br />
– Di Korea Selatan, SMS menjadi salah satu alat untuk mendukung calon “underdog” yang kemudian menjadi presiden terpilih.<br />
– Di Filipina, SMS memainkan peran penting dalam menjatuhkan rezim Estrada (Shantiran, 2003)<br />
– Di Spanyol, SMS menjadi alat untuk mempertanyakan kebijakan pemerintah dan memanggil para demonstran (Adelman, 2004)<br />
– Di Amerika, SMS dan Blackberry menjadi alat untuk kampanye, koordinasi antar anggota kongres, komunikasi darurat setelah 9/11 (Teachout, 2003)<br />
Sumber: Howard Rheingold, Mobile media and political collective action, (2008); Shantiran, Txt Craze, (2003); J. Adelman, U say u want a revolution: Mobile phone text messaging is evolving into political tool, (2004); Z. Teachout, SMS messages Urge Consumers to Boycott US Products, (2003)<br />
• Howard Rheingold (2008) meneliti dan mendokumentasikan tentang HP dan SMS sebagai alat yang mempengaruhi demonstrasi publik dan pemilihan umum<br />
– Di Cina, SMS menjadi alat untuk menyebarkan berita tentang “fatal flu in Guandong” ke 120 juta rakyat Cina (Hoenig, 2003); koordinasi antar demonstran (French, 2004; Cody, 2005)<br />
– Rheingold menyimpulkan bahwa adanya “smart mobs” dapat mengarah kepada demokrasi yang lebih kuat dalam memberdayakan warga negara dan dalam mengorganisir demonstrasi.<br />
Sumber: Howard Rheingold, Mobile media and political collective action, (2008); H. Hoenig, Beijing goes high tech to block Sars messages, (2003); H. W. French, Workers demand union at Wal-Mart suppliers to China, (2004); E. Cody, A Chinese city’s rage at the rich and powerful, (2005).</p>
<p>• Thomas Molony (2008) meneliti tentang penggunaan HP di luar tujuan pembangunan di Tanzania, Zambia, dan Madagascar:<br />
– Di Tanzania, HP menjadi salah satu komponen penting dalam transaksi seks perempuan muda selain untuk mendapatkan mobil (car) dan uang tunai (cash).<br />
– Di Zambia, perempuan muda melakukan transaksi seks untuk mendapatkan HP terbaru dan pulsa (Cole, 2004)<br />
– Di Madagascar, kepemilikan HP memperlihatkan kekuasaan dan otoritas dalam rumah tangga (Cole, 2004).<br />
Sumber: Thomas Molony, Nondevelopmental uses of mobile communication in Tanzania, (2008); J. Cole, Fresh contact in Tamatave, Madagascar: Sex, money, and intergenerational transformation, (2004).<br />
• Bart Barendregt dan Raul Pertierra (2008) meneliti penggunaan HP terkait dengan supranatural di Filipina dan Indonesia:<br />
– Di Filipina, terdapat cerita-cerita tentang menerima HP tanpa ada nomor yang memanggil, batere yang tiba-tiba habis, atau HP yang berpindah tempat<br />
– Di Indonesia, banyak orang mau membeli no. cantik karena percaya dengan primbon, hong shui atau feng shui<br />
– Di salah satu universitas di Jawa, HP digunakan oleh seorang pustakawan menjadi perantara untuk berkomunikasi dengan dukun di kampung halamannya dengan mahasiswa universitas tsb untuk mendapatkan prediksi angka lotere.<br />
Sumber:  Bart Barendregt &amp; Raul Pertierra,  Supernatural Mobile Communication in the Philippines and Indonesia, (2008)</p>
<p>• James E. Katz da Sophia Krzys Acord (2008) meneliti tentang penggunaan HP sebagai alat untuk mobile gaming di Jepang dengan menemukan tiga jenis pemain game: Hardcore, Casual, dan Social Gamers<br />
• Youn-ah Kong (2008) meneliti tentang online community dalam mobile communication di Korea menemukan adanya hubungan antara penggunaan mobile communication dalam online social networking dengan interaksi sosial.<br />
Sumber: James E. Katz &amp; Sophia Krzys Acord, Mobile games and Entertainment, (2008);<br />
Youn-ah Kong, Online communities on the move: Mobile play in Korea, (2008).<br />
Kesimpulan<br />
• HP jarang digunakan sebagai teknologi yang terisolasi penggunaannya (artinya dipakai bersama dengan teknologi lainnya).<br />
• Penggunaan HP sebagai alat komunikasi dalam berbagai situasi.<br />
• HP merupakan alat multipurpose.<br />
• Semakin ke depan, semakin banyak orang menggunakan HP<br />
• Penggunaan HP akan berkembang di luar fungsi utamanya untuk berkomunikasi seiring dengan nilai dan simbolisasi dari adanya subculture.<br />
• HP menjadi bagian utama eksistensi manusia yang menyebabkan interaksi sosial dan budaya mengalami penyesuaian dengan keberadaannya.<br />
• HP juga membantu menyelesaikan banyak halangan dalam mobilisasi politik dalam persiapan, pengerahan, koordinasi, dan sentimen massa.<br />
• HP juga memiliki kekuatan yang kuat dalam mempromosikan kesempatan ekonomi.<br />
• HP menjadi alat yang mampu melakukan tracking dan monitoring lokasi demi keamanan dan kenyamanan<br />
• HP menjadi alat reproduksi sosial setiap hari<br />
• HP menjadi alat konsumsi multimedia setiap hari<br />
• Manusia dapat mengatasi multitasking baik dari tugas kognitif dan operasional dari penggunaan HP<br />
• Penggunaan HP dapat dibatasi melalui regulasi atau aturan yang mengedepankan kepentingan norma publik, budaya, dan agama</p></div>
<div class="post-footer">
<div class="post-footer-line post-footer-line-1"><span class="post-author vcard"> Diposkan oleh <span class="fn">riamahdia</span> </span> <span class="post-timestamp"> di <a class="timestamp-link" title="permanent link" rel="bookmark" href="http://riamahdia.blogspot.com/2008/12/telepon-seluler.html"><abbr class="published" title="00">00:48</abbr></a> </span> <span class="reaction-buttons"> </span> <span class="star-ratings"> </span> <span class="post-comment-link"> <a class="comment-link" href="https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5137502982578263026&amp;postID=2898547712870087982">0 komentar</a> </span> <span class="post-backlinks post-comment-link"> </span> <span class="post-icons"> <span class="item-control blog-admin pid-1179287656"> <a title="Edit Entri" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=5137502982578263026&amp;postID=2898547712870087982"> <img class="icon-action" src="http://www.blogger.com/img/icon18_edit_allbkg.gif" alt="" width="18" height="18" /> </a> </span> </span></div>
<div class="post-footer-line post-footer-line-2"><span class="post-labels"> Label: <a rel="tag" href="http://riamahdia.blogspot.com/search/label/Tugas%20pertekom">Tugas pertekom</a> </span></div>
<div class="post-footer-line post-footer-line-3"><span class="post-location"> </span></div>
</div>
<div class="post hentry uncustomized-post-template"><a name="3201689752592890519"></a></p>
<h3 class="post-title entry-title"><a href="http://riamahdia.blogspot.com/2008/12/budaya-teknologi-dan-teknologi-budaya.html">budaya teknologi dan teknologi budaya</a></h3>
<div class="post-body entry-content">Ponsel Sebagai Teknologi Budaya dan, Budaya Teknologi<br />
Ditinjau dari Perspektif Sosiologi<br />
AGENDA<br />
 ISTILAH<br />
 PERKEMBANGAN PONSEL DAN TEKNOLOGI TELEKOMUNIKASI<br />
 DAMPAK PONSEL DAN TEKNOLOGI TELEKOMUNIKASI TERHADAP BUDAYA<br />
 REKOMENDASI<br />
 SMART TELECOM<br />
ISTILAH<br />
• ISTILAH<br />
• CIRI – CIRI BUDAYA<br />
• WUJUD BUDAYA<br />
• FUNGSI BUDAYA<br />
• PENYEBAB PERUBAHAN BUDAYA<br />
ISTILAH<br />
 Komunikasi : peristiwa pertukaran informasi atau berita yang berjalan dan terus menerus<br />
 4 komponen terjadinya komunikasi : Pengirim berita (sumber), Pihak yang menerima berita, Isi berita, dan Media penyampai (transmisi)<br />
 Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk benda, isyarat, tulisan, gambar, suara, dan bunyi melalui sistim kawat, optik, radio, atau sistim elektronik lainnya.<br />
 Budaya adalah hasil karya cipta manusia yang diperoleh dari hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia seperti kepercayaan, kesenian dan adat istiadat<br />
 Kebudayaan diciptakan dengan tujuan demi kepentingan dan peningkatan kesejahteraan hidup manusia</p>
<p>CIRI – CIRI BUDAYA<br />
 Menyeluruh,<br />
   Berkembang dalam ruang atau bidang<br />
geografis tertentu dan<br />
   Berpusat pada perwujudan nilai-nilai tertentu<br />
WUJUD  BUDAYA<br />
• Ide dalam tata hidup,<br />
•  Tingkah laku dalam tata hidup,<br />
•  Produk sebagai:<br />
 Ekspresi pribadi,<br />
 Sarana hidup dan<br />
 Nilai dalam bentuk lahir.<br />
FUNGSI BUDAYA<br />
 Mendasari, mendukung, dan mengisi masyarakat dengan nilai-nilai hidup untuk dapat:<br />
  Bertahan,<br />
  Menggerakkan serta<br />
  Membawa masyarakat kepada taraf hidup tertentu :<br />
 hidup lebih baik,<br />
 lebih manusiawi dan<br />
 berperikemanusiaan.<br />
PENYEBAB PERUBAHAN BUDAYA<br />
Faktor Internal<br />
•  Bertambahnya atau<br />
•  Berkurangnya produk,<br />
•  Penemuan-penemuan baru (inovation),<br />
•  Pertentangan-pertentangan dalam masyarakat (konflik) dan<br />
•  Adanya pemberontakan atau revolusi.</p>
<p>Faktor Eksernal<br />
•  Perubahan lingkungan fisik manusia (bencana alam),<br />
•  Pengaruh kebudayaan masyarakat lain dan<br />
•  Karena adanya peperangan.<br />
PERKEMBANGAN PONSEL &amp; TEKNOLOGI KOMUNIKASI</p>
<p>PERKEMBANGAN TELEPON DI INDONESIA<br />
• 1974, TELKOM diberikan wewenang untuk menyelenggarakan  Telekomunikasi untuk umum di Indonesia<br />
• 1980, Indosat berdiri<br />
• 1990, Berdirian perusahaan radio Panggilan<br />
• 1995, Telkomsel berdiri sebagai perusahaan pertama seluler  di Indonesia<br />
• 2006, Smart Telecom berdiri sebagai perusahaan seluler CDMA 2000 1x terakhir di Indonesia</p>
<p>PERKEMBANGAN TELEPON DI INDONESIA</p>
<p>MOBILE BROADBAND SERVICE<br />
– “Indonesia leads South East Asia” in adopting mobile broadband services<br />
» Jumlah koneksi HSPA melebihi koneksi Fixed BB, 315,000 koneksi HSPA dibandingkan dg 300,000 koneksi fixed-broadband pada akhir 2007<br />
» 5.5 juta pelanggan 3G (June 2008)<br />
INTERNET<br />
Indonesia – pengguna berat dari Mobile Internet<br />
• Yahoo!Go<br />
– # 1 in Asia<br />
– # 3  Worldwide<br />
• AdMob<br />
– # 2 Worldwide<br />
• myGamma<br />
– # 1 Top ten list by advertising page view and percent year-on-year growth<br />
• Opera Mini<br />
– # 2 In Opera Mini worldwide traffic (63% traffic = social networking sites)<br />
• Taptu<br />
– In Taptu user base worldwide<br />
BISNIS TELEKOMUNIKASI<br />
– Dipengaruhi oleh:<br />
– Regulasi<br />
– Kemajuan Teknologi<br />
– Permintaan Pelanggan<br />
DAMPAK PONSEL &amp; TEKNOLOGI TELEKOMUNIKASI TERHADAP<br />
EKONOMI &amp; BUDAYA<br />
• PENGARUH TERHADAP EKONOMI<br />
• TELEKOMUNIKASI &amp; BUDAYA<br />
• PENGARUH PADA BUDAYA SOSIAL<br />
• PENGARUH PADA BUDAYA BIROKRAT<br />
• PENGARUH PADA BUDAYA BISNIS<br />
• PENGARUH PADA PENDIDIKAN<br />
PENGARUH TERHADAP EKONOMI<br />
• Pertumbuhan telekomunikasi sebesar 1% secara langsung atau tak langsung memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 3% (ITU).<br />
• Peningkatan aktivitas perdagangan akibat pertumbuhan telekomunikasi<br />
• Penyerapan Tenaga Kerja ( padat karya )</p>
<p>TELEKOMUNIKASI &amp; BUDAYA<br />
• Internet pemicu antisocial behavior<br />
– anonymous<br />
– tidak bertatap muka secara langsung<br />
• Budaya kita?<br />
– tidak/kurang belajar dari sejarah<br />
– suka jalan pintas PENGARUH PADA BUDAYA SOSIALAktor (means) pengubah dan sekaligus sebagai Sasaran (ends) dari perubahan<br />
– Memudahkan aktivitas manusia<br />
PENGARUH PADA BUDAYA SOSIAL<br />
• Aktor (means) pengubah dan sekaligus sebagai Sasaran (ends) dari perubahan<br />
• Memudahkan aktivitas manusia<br />
• Penyebab kesenjangan ekonomi dan sosial.<br />
• Teknologi tepat guna menjadi tidak popular</p>
<p>PENGARUH PADA BUDAYA BIROKRAT<br />
• Budaya terbuka<br />
• Disiplin<br />
• Lisan &#8211;&gt; Tertulis<br />
• Hirarki &#8211;&gt; Jaringan<br />
• Berbagi Informasi Gagap Teknologi<br />
• Loncatan budaya<br />
PENGARUH PADA BUDAYA BISNIS</p>
<p>• e-Biznis baru<br />
• Pangsa Pasar baru<br />
• Riset Pasar murah<br />
• 24 jam /7 hari<br />
• Ubiquitous: every one, every where &amp; every time<br />
• Gagap Teknologi<br />
• Loncatan budaya<br />
• Ancaman Global<br />
PENGARUH PADA PENDIDIKAN<br />
• Dampak Positif<br />
– Perubahan sarana belajar<br />
– Kemudahan mendapat informasi dan bahan belajar<br />
• Munculnya sarana belajar online (e-learning)<br />
– Luas jangkauan komunitas dan interaksi<br />
• Knowledge sharing<br />
– Peningkatan Social interactions, walaupun secara online<br />
– Budaya dengar ke budaya menonton<br />
• Sarana video, televisi<br />
– Collaborative and participatory<br />
– Belajar mandiri<br />
• Dampak Negatif<br />
– berkurangnya nilai kemanusiaan<br />
• Jarangnya interaksi secara fisik<br />
– ikatan emosi dan penghargaan kepada guru akan berkurang<br />
– perubahan mental siswa karena pornografi melalui internet<br />
REKOMENDASI<br />
• D I K W<br />
• PENERIMAAN TEKNOLOGI<br />
• PERANAN PEMERINTAH RECOMENDASI<br />
REKOMENDASI<br />
• Telekomunikasi sebagai pemicu budaya perlu dicermati dengan bijaksana<br />
• Peran Pemerintah dalam menciptakan regulasi yang benar, bijak, dan melindungi masyarakat<br />
• Masyarakat sebagai konsumen perlu melakukan filter terhadap budaya teknologi telekomunikasi yang “tidak sesuai” dengan budaya Indonesia<br />
SMART TELECOM<br />
• Profil PT. Indoprima Mikroselindo (PRIMASEL)<br />
• Paket Pascabayar Smart<br />
• Paket Prabayar Smart<br />
• IDD (01033)<br />
• Smart M@il<br />
• Smart Coverage<br />
Profil PT. Indoprima Mikroselindo (PRIMASEL)<br />
Memiliki Ijin Penyelenggaraan Telekomunikasi Bergerak Seluler dengan alokasi pita frekuensi 1903.125 – 1910 MHz berpasaangan dengan frekuensi 1983.125 – 1990 MHz (5 Carriers) berdasarkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 177/KEP/M.INFO/10/2006 tanggal 8 Desember 2006 dan beroperasi secara Nasional.</p>
<p>Mendapatkan ijin peggunaan kode akses 0881 &amp; 0882 pada bulan Februari 2004<br />
Penetapan SPC # 12 pada bulan Juli 2004<br />
Penetapan MNC # 9 pada bulan Oktober 20005<br />
Memiliki Ijin Stasiun Radio untuk BTS dalam rangka Komersial dan selanjutnya dalam rangka pengembangan BTS skala nasional.<br />
Corporate Business Solution<br />
Smart Telecom &#8211; Corporate Business Solution (CBS), adalah untuk melayani segmen pelanggan korporat. CBS mempunyai misi untuk melayani kebutuhan telekomunikasi baik data dan suara dengan cara memberikan solusi yang terbaik bagi pelanggan. CBS juga bisa memberikan solusi yang dapat disesuaikan (customize) dengan kebutuhan khusus yang dimiliki oleh pelanggan korporat.<br />
Untuk memberikan pelayanan yang terbaik, CBS Account Manager secara khusus melayani dan sekaligus berfungsi sebagai konsultan dalam memberikan solusi terbaik bagi berbagai masalah telekomunikasi yang dihadapi oleh pelanggan korporat. Juga terlibat aktif dalam memajukan usaha pelanggannya dengan cara memberi masukan, ide-ide untuk pengembangan bisnis dan memberikan komitmen yang tinggi atas kualitas produk serta layanan dari Smart Telecom.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CBS Account Manager kami.<br />
Solusi CBS meliputi<br />
1. Voice Services<br />
2. Connectivity Services<br />
3. Leveraging Services<br />
Paket Pascabayar Smart<br />
Keuntungan berlangganan Smart Pascabayar<br />
• Gratis Kartu Perdana pascabayar<br />
• Tarif terhemat untuk telepon dan SMS<br />
• Tarif flat sejak menit pertama untuk percakapan lokal ataupun interlokal ke sesama smart maupun lintas operator.<br />
• Paket istimewa Smart Pasca Bayar<br />
Paket Prabayar Smart<br />
Registrasi Prabayar<br />
SMS ke 4444<br />
Daftar*tipe dokumen (KTP/SIM/Passport)*nomor dokumen*<br />
nama lengkap*jenis kelamin (L/P)*tempat lahir*tanggal lahir<br />
(dd.mm.yyyy)*pekerjaan*alamat lengkap*kota<br />
IDD (01033)<br />
Nikmati komunikasi ke luar negeri dengan tarif yang hemat dengan menggunakan akses 01033 Smart untuk menghubungi nomor kantor, rumah atau ponsel di luar negeri menggunakan akses IDD 01033 Smart dengan tariff mulai dari Rp 1.000 per menit.<br />
Cara menggunakan IDD 01033<br />
Contoh untuk melakukan panggilan ke Singapura, tekan saja :<br />
Smart M@il<br />
• Smart M@il adalah layanan yang memungkinkan pelanggan Smart untuk mengakses mail secara mobile kapan saja dan di mana saja sejauh dalam jangkauan layanan data Smart dengan menggunakan fasilitas WAP yang terdapat dalam handset.</p>
<p>Melalui layanan Smart M@il, Anda akan menerima notifikasi (alert) melalui SMS jika ada e-mail baru yang masuk ke mailbox Anda.</p>
<p>Berikut adalah fitur-fitur yang terdapat dalam layanan Smart M@il:<br />
1. Account email dengan kapasitas 30MB<br />
2. Akses maksimum 2 email POP3/IMAP<br />
3. Alert pada saat menerima email baru<br />
4. Baca, tulis, balas dan meneruskan email<br />
5. Membuka attachment gambar dan PDF<br />
Biaya berlangganan Rp. 20.000,-/bulan (belum termasuk PPn) dan layanan ini hanya dapat berfungsi optimal bagi pelanggan yang memiliki handset dengan WAP browser (Haier D1200P, Nokia, dan lainnya).<br />
Smart Coverage<br />
Smart Telecom direncanakan akan beroperasi di seluruh wilayah Indonesia meliputi pulau Jawa, Bali, Lombok, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya.<br />
Berikut area-area jangkauan komunikasi Smart :<br />
• + Java 1 : &#8211; Jakarta &#8211; Anyer &#8211; Bekasi &#8211; Bogor &#8211; Ciawi &#8211; Cikampek &#8211; Cikarang &#8211; Cilegon &#8211; Karawang &#8211; Merak &#8211; Pandeglang &#8211; Purwakarta &#8211; Serang – Tangerang<br />
• + Java 2 : &#8211; Bandung &#8211; Banjar &#8211; Ciamis &#8211; Cianjur &#8211; Cimahi &#8211; Cipanas &#8211; Cirebon &#8211; Garut &#8211; Indramayu &#8211; Kuningan &#8211; Majalengka &#8211; Padalarang &#8211; Pangandaran &#8211; Pelabuhanratu &#8211; Soreang &#8211; Subang &#8211; Sukabumi &#8211; Sumedang<br />
• + Java 3 : &#8211; Semarang &#8211; Banjarnegara &#8211; Banyumas &#8211; Blora &#8211; Boyolali &#8211; Brebes &#8211; Cilacap &#8211; Demak &#8211; Jepara &#8211; Karanganyar &#8211; Kebumen &#8211; Kendal &#8211; Kudus &#8211; Pati &#8211; Pekalongan &#8211; Pemalang &#8211; Purbalingga &#8211; Purwodadi &#8211; Purwokerto &#8211; Purworejo &#8211; Rembang &#8211; Salatiga &#8211; Solo &#8211; Sukoharjo &#8211; Tegal &#8211; Temanggung &#8211; Ungaran &#8211; Wonosobo &#8211; Yogyakarta &#8211; Bantul &#8211; Klaten &#8211; Magelang &#8211; Sleman &#8211; Wates &#8211; Wonogiri &#8211; Wonosari<br />
• + Java 4 : &#8211; Surabaya &#8211; Bangkalan &#8211; Besuki &#8211; Blitar &#8211; Bojonegoro &#8211; Bondowoso &#8211; Gresik &#8211; Jember &#8211; Jombang &#8211; Kediri &#8211; Lamongan &#8211; Lumajang &#8211; Madiun &#8211; Magetan &#8211; Malang &#8211; Mojokerto &#8211; Nganjuk &#8211; Ngawi &#8211; Pamekasan &#8211; Pasuruan &#8211; Ponorogo &#8211; Probolinggo &#8211; Sidoarjo &#8211; Sumenep &#8211; Tuban &#8211; Tulungagung + Bali : &#8211; Denpasar &#8211; Bangli &#8211; Kuta &#8211; Nusa Dua &#8211; Sanur &#8211; Singaraja &#8211; Tabanan</p></div>
</div>
<p><!-- spacer for skins that want sidebar and main to be the same height--></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=70&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/telepon-seluler/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.blogger.com/img/icon18_edit_allbkg.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SEJARAH BLOG</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/sejarah-blog/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/sejarah-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 07:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[http://my.opera.com/nicoustic/blog/show.dml/1480610

sering kita dengar yang namanya blog..atau bahkan saat ini kita memiliki blog entah itu di mana, tapi pernakah kita menyelidiki sejarah dari blog..mengapa ada blog!?
berikut ini artikel yang saya dapatkan dari berbagi blog maupun situs mengenai sejarah blog, semoga berguna buat tugas kalian atau bahkan buat pengetahuan aja!
Blog pada mulanya bernama &#8220;weblog&#8221; namun kata &#8220;weblog&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=68&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>http://my.opera.com/nicoustic/blog/show.dml/1480610</p>
<p class="postdate">
<div id="excerpt">sering kita dengar yang namanya blog..atau bahkan saat ini kita memiliki blog entah itu di mana, tapi pernakah kita menyelidiki sejarah dari blog..mengapa ada blog!?<br />
berikut ini artikel yang saya dapatkan dari berbagi blog maupun situs mengenai sejarah blog, semoga berguna buat tugas kalian atau bahkan buat pengetahuan aja!</div>
<p>Blog pada mulanya bernama <span style="color:blue;">&#8220;weblog&#8221;</span> namun kata <span style="color:blue;">&#8220;weblog&#8221;</span> tersebut di singkat menjadi blog. istilah weblog sendiri diperkenalkan oleh seseorang yang bernama Jorn Barger tepatnya pada bulan Desember 1998. Beliau menamakan weblog untuk orang yang memiliki website pribadi dan sering mengupdatenya.</p>
<p>media blog sendiri pertama kali dipopulerkan oleh dedengkot blog, yaitu: <a href="http://www.blogger.com/" target="_blank">blogger.com</a> yang dimiliki oleh PyraLab, dan perusahaan ini akhirnya diakuisisi oleh raja mesin pencari: Google.com pada akhir tahun 2002 lalu.</p>
<p>banyak orang yang mengira bahwa blog merupakan catatan harian dari si empunya blog tersebut, tetapi kini blog mempunyai fungsi yang sangat beragam , dari pengamatan saya, kini blog dijadikan sebagai ladang usaha, mencari koneksi,media publikasi, iklan, kampanye politik hingga dijadikan sebagai site resmi sebuah usaha. mayoritas blog yang ada dapat dimiliki secara gratis termasuk di <a href="http://my.opera.com/" target="_blank">my.opera.com</a> .</p>
<p>Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktifitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.</p>
<p>berikut jenis blog yang saya kutip dari wikipedia:<br />
* Blog Politik : Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).<br />
* Personal Blog : Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.<br />
* Blog bertopik : Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu<br />
* Blog kesehatan : Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.<br />
* Blog sastra : Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).<br />
* Blog perjalanan : Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.<br />
* Blog riset : Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.<br />
* Blog hukum : Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).<br />
* Blog media : Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi<br />
* Blog agama : Membahas tentang agama<br />
* Blog pendidikan : Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.<br />
* Blog kebersamaan : Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.<br />
* Blog petunjuk (directory) : Berisi ratusan link halaman website.<br />
* Blog bisnis : Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka<br />
* Blog pengejawantahan : Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing<br />
* Blog pengganggu (spam) : Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=68&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/sejarah-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Blog?</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/apa-itu-blog/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/apa-itu-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 07:28:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/apa-itu-blog/</guid>
		<description><![CDATA[http://www.balipost.co.id/BALIPOSTCETAK/2006/12/19/ip1.htm
Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.
Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=65&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>http://www.balipost.co.id/BALIPOSTCETAK/2006/12/19/ip1.htm</p>
<p>Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.</p>
<p>Blog kemudian berkembang mencari bentuk sesuai dengan kemauan para pembuatnya atau para Blogger. Blog yang pada mulanya merupakan &#8221;catatan perjalanan&#8221; seseorang di internet, yaitu link ke website yang dikunjungi dan dianggap menarik, kemudian menjadi jauh lebih menarik daripada sebuah daftar link. Hal ini disebabkan karena para Blogger biasanya juga tidak lupa menyematkan komentar-komentar &#8221;cerdas&#8221; mereka, pendapat-pendapat pribadi dan bahkan mengekspresikan sarkasme mereka pada link yang mereka buat.</p>
<p>Dari komentar-komentar tadi biasanya Blog kemudian menjadi jendela yang memungkinkan kita &#8221;mengintip&#8221; isi kepala dan kehidupan sehari-hari dari penciptanya. Blog adalah cara mudah untuk mengenal kepribadian seseorang Blogger. Topik-topik apa yang dia sukai dan tidak dia sukai, apa yang dia pikirkan terhadap link-link yang dia pilih, apa tanggapannya pada suatu isu. Seluruhnya biasanya tergambar jelas dari Blog-nya. Karena itu Blog bersifat sangat personal.</p>
<p>Roger Yim, seorang kolumnis San Francisco Gate pada artikelnya di Februari 2001, menuliskan bahwa sebuah Blog adalah persilangan antara diary seseorang dan daftar link di internet. Sedangkan Scott Rosenberg dalam kolomnya di majalah online Salon pada Mei 1999 menyimpulkan bahwa Blog berada pada batasan website yang lebih bernyawa daripada sekadar kumpulan link tapi kurang instrospektif dari sekadar sebuah diary yang disimpan di internet.</p>
<p>Perkembangan lain dari Blog yaitu ketika kemudian Blog bahkan tidak lagi memuat link-link tapi hanya berupa tulisan tentang apa yang seorang Blogger pikirkan, rasakan, hingga apa yang dia lakukan sehari-hari. Blog kemudian juga menjadi diary anline yang berada di internet. Satu-satunya hal yang membedakan Blog dari diary atau jurnal yang biasa kita miliki adalah bahwa Blog dibuat untuk dibaca orang lain. Para Blogger dengan sengaja mendesain Blog-nya dan isinya untuk dinikmati orang lain.</p>
<p>Blog pertama kemungkinan besar adalah halaman What&#8217;s New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin&#8217;s Home Page yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang.</p>
<p>Hingga pada tahun 1998, jumlah Blog yang ada di luar sana belumlah seberapa. Hal ini disebabkan karena saat itu diperlukan keahlian dan pengetahuan khusus tentang pembuatan website, HTML, dan web hosting untuk membuat Blog, sehingga hanya mereka yang berkecimpung di bidang internet, System Administrator atau Web Designer yang kemudian pada waktu luangnya menciptakan Blog-Blog mereka sendiri.</p>
<p>Pada Agustus 1999 sebuah perusahaan Silicon Valley bernama Pyra Lab meluncurkan layanan Blogger.com yang memungkinkan siapa pun dengan pengetahuan dasar tentang HTML dapat menciptakan Blog-nya sendiri secara online dan gratis. Walaupun sebelum itu (Juli 1999) layanan membuat Blog online dan gratis yaitu Pitas telah ada dan telah membuat Blogger bertambah hingga ratusan, tetapi jumlah Blog tidak pernah bertambah banyak begitu rupa sampai Blogger.com muncul di dunia per-blog-an.</p>
<p>Blogger.com sendiri saat ini telah memiliki hingga 100.000 Blogger yang menggunakan layanan mereka dengan pertumbuhan jumlah sekitar 20% per bulan. Blogger.com dan Pitas tentu tidak sendirian, layanan pembuat blog online diberikan pula oleh Grouksoup, Edit this Page dan juga Velocinews.</p>
<p>Sejak saat itu Blog kian hari kian bertambah hingga makin sulit untuk mengikutinya. Eatonweb Portal adalah salah satu daftar Blog terlengkap yang kini ada diantara daftar Blog lainnya. Ribuan Blog kemudian bermunculan dan masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orangtua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, seks, olah raga, buku komik dan macam-macam lagi. Bahkan Blogger ada Blog tentang barang-barang aneh yang dijual di situs lelang Ebay yang bernama Who Would By That?</p>
<p>Cameron Barret menulis pada Blog-nya esai berjudul &#8221;Anatomy of a Weblog&#8221; yang menerangkan tema dari Blog. Blog seringkali sangat terfokus pada sebuah subjek unik yaitu sebuah topik dasar dan/atau sebuah konsep yang menyatukan tema-tema dalam Blog tersebut. Secara sederhana topik sebuah Blog adalah daerah kekuasaan si Blogger-nya tanpa ada editor atau bos yang ikut campur, tema segila apa pun biasanya dapat kita temukan sejalan dengan makin bermunculannya Blog di internet. Dan ya, ide itu telah terpikirkan, Blogger bahkan sekarang telah membuat Blog dari Blog, dan bahkan Blog dari Blog dari Blog.</p>
<p>Dari sedemikian banyak Blog yang ada, Blog-blog yang menetapkan standar dari Blog dan terkenal sehingga memiliki penggemarnya sendiri di antaranya adalah Blog milik Jorn Barger, Robot Wisdom yang disebut-sebut merupakan Blog terbesar dan paling berguna dimana dia setiap harinya menyodorkan sekian banyak link yang dibentuk dari ketertarikannya pada seni dan teknologi. Camworld adalah Blog populer milik Cameron Barret seorang desainer interaktif di mana dia mengkatrgorikan topik-topik Blog-nya pada kategori, Random Thoughts, Web Design dan New Media. Camworld dapat disebut sebagai Blog klasik dalam arti Blog tersebut mengandung dosis tepat dari karakter dan opini pribadi dicampur dengan keselektifan pemilihan link-nya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=65&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2009/01/06/apa-itu-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghadapi Era Konvergensi Media</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/menghadapi-era-konvergensi-media/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/menghadapi-era-konvergensi-media/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 06:36:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[

Perkembangan teknologi informasi, menghadirkan tantangan-tantangan baru. Terutama pada dunia media. Bukan hanya di Indonesia, semua media di dunia pun, saat ini menghadapi tantangan yang sama. Tantangan itu bertajuk, konvergensi media. Singkat saja, secara harfiah, konvergensi dapat diartikan sebagai pertemuan dua hal yang berbeda, pada satu titik. Maka konvergensi media dapat didefinisikan sebagai aliran informasi, yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=62&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><a href="http://neesha912.multiply.com/journal/item/51/Menghadapi_Era_Konvergensi_Media_dibuat_saat_pelatihan_weblog"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></span></span></a></span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Perkembangan teknologi informasi, menghadirkan tantangan-tantangan baru. Terutama pada dunia media. Bukan hanya di Indonesia, semua media di dunia pun, saat ini menghadapi tantangan yang sama. Tantangan itu bertajuk, konvergensi media. Singkat saja, secara harfiah, konvergensi dapat diartikan sebagai pertemuan dua hal yang berbeda, pada satu titik. Maka konvergensi media dapat didefinisikan sebagai aliran informasi, yang bisa dilakukan melalui berbagai platform media. Mulai dari versi cetak, elektronik (radio dan televisi), atau internet (portal online).</span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Siapa saja yang sudah memulainya? Saya rasa, hampir semua media cetak, baik koran, majalah, ataupun tabloid di Indonesia sudah menerapkan konvergensi media ini. Caranya dengan meluncurkan media-media online. Salah satu, yang ingin saya coba sorot adalah yang dilakukan oleh Mizan Group.</span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Perusahaan penerbit ini memulai uji coba konvergensi medianya, dengan eksperimen penerbitan e-book, pada 2001. Ternyata sambutan masyarakat, diakui wakil dirut Mizan, sangat baik. Untuk menindaklanjuti uji coba yang telah dilakukan sebelumnya, Mizan melanjutkan dengan meluncurkan lima cara penyebaran informasi, melalui sistem konvergensi ini. Lima cara tersebut adalah melalui, Mizan-Google Book Search, www.mizan.com, Mizan e-Book, Mizan Fonovela, dan Mizan Talking Book.</span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Kita ambil satu contoh, Mizan-Google Book Search. Dalam situs ini, Mizan bekerja sama dengan Google, untuk menyediakan akses buku-buku terbitan Mizan Group. Secara logika sederhana, hal ini mungkin dinilai dapat mengancam kelangsungan perusahaan penerbit Mizan itu sendiri. Tetapi, ternyata tidak. Justru cara ini mendongkrak loyalitas pembaca terhadap buku-buku terbitan Mizan Group. Rupanya portal pencari buku, yang satu ini, dapat memberikan </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>full access</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">, bahkan untuk buku-buku terbitan lama, yang sudah tidak diterbitkan atau dicetak lagi.</span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Konvergensi antara dunia cetak dan digital, yang dilakukan Mizan, juga memungkinkan akses novel melalui telepon seluler (Mizan Fonela). Selain itu juga ada buku, yang tiap halamannya dapat berbicara (talking book). Fasilitas terakhir, dapat sangat bermanfaat untuk pembaca, yang menyandang kebutaan (tuna netra).</span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><strong>Bagaimana nasib media cetak?</strong></span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Berbicara konvergensi, maka pasti berbicara mengenai dunia digital, internet. Pertanyaan yang muncul pertama kali di benak saya, mungkin juga Anda, lalu bagaimana dengan nasib media cetak? Akankah bertahan?</span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Mengingat media online dapat diakses dengan mudah, murah, dan cepat. Wajar jika kemudian muncul kekhawatiran. Kekhawatiran yang sama pernah muncul, ketika media-media elektronik mulai bermunculan. Bahkan pernah ada sebuah prediksi menyebutkan, media cetak tidak akan bertahan lama. Alasannya, radio dan televisi menawarkan frekuensi waktu penyajian informasi, lebih cepat dibanding koran atau majalah.</span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Prediksi tersebut muncul pada berdekade-dekade lalu. Namun hingga kini, prediksi tersebut tidak terbukti. Koran dan majalah </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><em>toh</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;"> tetap bermunculan. Hal ini tentunya juga berlaku untuk kasus konvergensi ini. Kuncinya adalah bagaimana mengatur media-media yang berkonvergensi ini, agar tidak saling bertumpuk. Alih-alih berjalan sinergi, hingga tercipta persaingan sehat. Karena semua media memiliki keunggulannya masing-masing.</span></span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Ini tergantung bagaimana mengelolanya. Bagaimana caranya media-media yang berkonvergensi, dapat saling melengkapi. Bukan saling mendahului. Jika diibaratkan mungkin sang pengelola mesti berperan seperti ibu dan ayah, yang membesarkan putra-putri mereka. Sebagai orang tua tentunya berusaha untuk mendidik, agar semua anaknya berkembang dan tumbuh dewasa dengan baik. Bahkan dibiasakan untuk saling berkompetisi sehat, namun di lain sisi juga saling mendukung, antar saudara. Bukan memenangkan satu anak, dan mengalahkan yang lainnya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=62&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/menghadapi-era-konvergensi-media/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian CDMA</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/pengertian-cdma/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/pengertian-cdma/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 06:33:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[http://pagi-mentari.blogspot.com/2007/12/pengertian-cdma.html



Sekarang adalah masa di mulainya kejayaan CDMA, dengan segala kelebihan yang dimilikinya bersiap menggeser popularitas GSM, 
Code division multiple access (CDMA) adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode akses secara bersama yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA) atau frekuensi (seperti pada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=59&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>http://pagi-mentari.blogspot.com/2007/12/pengertian-cdma.html</p>
<div class="post-body entry-content">
<p><span class="fullpost"><br />
</span></p>
<p style="text-indent:.5in;line-height:200%;"><span style="font-family:&quot;color:black;">Sekarang adalah masa di mulainya kejayaan CDMA, dengan segala kelebihan yang dimilikinya bersiap menggeser popularitas GSM, </span></p>
<p style="text-indent:.5in;line-height:200%;"><strong><span style="font-family:&quot;color:black;">Code division multiple access (CDMA)</span></strong><span style="font-family:&quot;color:black;"> adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukan sebuah skema pemodulasian) dan sebuah metode <a title="Akses secara bersama" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Akses_secara_bersama&amp;action=edit"><span style="color:black;">akses secara bersama</span></a> yang membagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada <a title="TDMA" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=TDMA&amp;action=edit"><span style="color:black;">TDMA</span></a>) atau frekuensi (seperti pada <a title="FDMA" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=FDMA&amp;action=edit"><span style="color:black;">FDMA</span></a>), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khusus yang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan mengunakan sifat-sifat <a title="Interferensi konstruktif" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Interferensi_konstruktif&amp;action=edit"><span style="color:black;">interferensi konstruktif</span></a> dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.</span></p>
<p style="text-indent:.5in;line-height:200%;"><strong><span style="font-family:&quot;color:black;">CDMA</span></strong><span style="font-family:&quot;color:black;"> juga mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakan skema akses secara bersama ini,seperti yang diprakarsai oleh <a title="Qualcomm" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Qualcomm&amp;action=edit"><span style="color:black;">Qualcomm</span></a>.</span></p>
<p style="line-height:200%;"><span style="font-family:&quot;color:black;">CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang Dunia II oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisi mereka. Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi, namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yang lengkap.</span></p>
<p style="text-indent:.5in;line-height:200%;"><span style="font-family:&quot;color:black;">Sejak itu CDMA digunakan dalam banyak sistem komunikasi, termasuk pada <a title="GPS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/GPS"><span style="color:black;">Global Positioning System (GPS)</span></a> dan pada sistem satelit <a title="Qualcomm" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Qualcomm&amp;action=edit"><span style="color:black;">OmniTRACS</span></a> untuk logistik transportasi. Sistem terakhir didesain dan dibangun oleh Qualcomm, dan menjadi cikal bakal yang membantu insinyur-insinyur Qualcomm untuk menemukan <a title="Handoff" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Handoff&amp;action=edit"><span style="color:black;">Soft Handoff</span></a> dan kendali tenaga cepat, teknologi yang diperlukan untuk menjadikan CDMA praktis dan efisien untuk komunikasi seluler terrestrial.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:200%;"><span style="font-family:&quot;color:black;"> </span></p>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=59&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/pengertian-cdma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Penemuan dan Inovasi Televisi</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/sejarah-penemuan-dan-inovasi-televisi/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/sejarah-penemuan-dan-inovasi-televisi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 06:29:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[
http://yuliatmoko.blogspot.com/2008/07/sejarah-penemuan-dan-inovasi-televisi.html
Sebelum saya lebih jauh lagi menulis perkembangan dunia televisi, maka alangkah baiknya jika blog ini juga saya isi dengan tulisan tentang sejarah penemuan dan inovasi televisi di dunia. Saya menyusun bahan ini dari berbagai sumber, termasuk Wikipedia.
Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=56&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="post-134743876473345370" class="post-body entry-content">
<p>http://yuliatmoko.blogspot.com/2008/07/sejarah-penemuan-dan-inovasi-televisi.html<br />
Sebelum saya lebih jauh lagi menulis perkembangan dunia televisi, maka alangkah baiknya jika blog ini juga saya isi dengan tulisan tentang sejarah penemuan dan inovasi televisi di dunia. Saya menyusun bahan ini dari berbagai sumber, termasuk Wikipedia.</p>
<p>Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia &#8216;televisi&#8217; secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi.</p>
<p>Dalam penemuan televisi, terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun perusahaan. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun.</p>
<p>Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, yaitu hukum Gelombang Elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.</p>
<p>1876 &#8211; George Carey menciptakan Selenium Camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai Sinar Katoda.</p>
<p>1884 &#8211; Paul Nipkov, Ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut Teleskop Elektrik dengan resolusi 18 garis.</p>
<p>1888 &#8211; Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Namun LCD baru dikembangkan sebagai layar 60 tahun kemudian.</p>
<p>1897 &#8211; Tabung Sinar Katoda (CRT) pertama diciptakan oleh ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Ia membuat CRT dengan layar berpendar bila terkena sinar. Inilah yang menjadi cikal bakal televisi layar tabung.</p>
<p>1900 &#8211; Istilah Televisi pertama kali dikemukakan Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.</p>
<p>1907 &#8211; Campbell Swinton dan Boris Rosing dalam percobaan terpisah menggunakan sinar katoda untuk mengirim gambar.</p>
<p>1927 &#8211; Philo T Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi.</p>
<p>1923 &#8211; Vladimir Kozma Zworykin, mendaftarkan paten atas namanya untuk penemuannya, kinescope, televisi tabung pertama di dunia. Setahun kemudian, dia mendapat kewarganegaraan Amerika Serikat dan menyelesaikan studi doktornya di Universitas Pittsburgh. Vladimir lahir di Rusia, 30 Juli 1889. Dia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT. Dia bekerja di perusahaan elektronik RCA dan selama 1930 hingga 1940-an, perusahaan itu memanjakannya dengan menguras dana US$ 150 juta untuk produksi teknologi televisi. Keterbukaan Zworykin pada kritik, membuatnya menemukan penemuan baru lagi. Sebuah kamera tabung. Ini melengkapi teknologi televisi tabung penemuannya. Penemuan itu dinamakannya iconoscope, berasal dari bahasa Yunani, icon yang berarti citra dan scope yang berarti mengamati. Ia meninggal karena usia tua pada 29 Juli 1982. Dialah yang kemudian sebagai Sang Penemu Televisi. (1889-1982).</p>
<p>1939 &#8211; tepatnya tanggal 11 Mei, untuk pertama kalinya, sebuah pemancar televisi dioperasikan di kota Berlin, Jerman. Dengan demikian, dunia mulai berkenalan dengan alat komunikasi secara visual. Stasiun televisi itu kemudian diberi nama Nipko, sebagai penghargaan terhadap Powel Nipkov, ilmuwan terkenal Jerman dan salah seorang penemu peralatan televisi.</p>
<p>1940 &#8211; Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis.<br />
1956 &#8211; Robert Adler kelahiran Amerika Serikat bersama rekannya Eugene Polley, menemukan remote control televisi. Walaupun bukan televisinya, tetapi penemuannya menjadi sangat penting bagi teknologi televisi. Dia meninggal dalam usia 93 tahun. Penerima penghargaan Emmy tahun 1997 karena penemuannya itu mendapatkan lebih dari 180 paten Amerika selama karir 58 tahunnya. Menurut istrinya, pengendali jarak jauh televisi itu bukanlah penemuan favoritnya dan dia jarang menonton televisi.</p>
<p>1958 &#8211; Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan layar televisi dikemukakan oleh Dr. Glenn Brown.</p>
<p>1964 &#8211; Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber.</p>
<p>1967 &#8211; James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.<br />
1968 &#8211; Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.<br />
1975 &#8211; Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.</p>
<p>1979 &#8211; Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.</p>
<p>1981 &#8211; Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis.</p>
<p>1987 &#8211; Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali.<br />
1995 &#8211; Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.</p>
<p>2000-an, masing-masing jenis teknologi layar semakin disempurnakan. Baik LCD, Plasma maupun CRT terus mengeluarkan produk terakhir yang lebih sempurna dari sebelumnya.</p>
<p>2008 dan seterusnya, menyusul perkembangan televisi digital di negara-negara Amerika dan Eropa, Indonesia juga akan menerapkan sistem penyiaran Televisi digital (Digital Television/DTV) adalah jenis TV yang menggunakan Modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyebarluaskan video, audio, dan signal data ke pesawat televisi.</p>
<p>Latar belakang pengembangan televisi digital:<br />
-Perubahan lingkungan eksternal<br />
-Pasar TV analog yang sudah jenuh<br />
-Komplain adanya noise, ghost dll<br />
-Kompetisi dengan sistem penyiaran satelit dan kabel (Cable Television)</p>
<p>Perkembangan teknologi :<br />
-Teknologi pemrosesan sinyal digital (Digital Signal Processor)<br />
-Teknologi transmisi digital<br />
-Teknologi semikonduktor<br />
-Teknologi peralatan display yang beresolusi tingggi</p>
<p>Keunggulan televisi digital :<br />
-High Definition. 5~6 kali lebih halus dibanding televisi analog<br />
-Finest sound. Kemampuan mereproduksi suara seperti sumber aslinya<br />
-Multifunction. Memberi kemampuan untuk merekam dan mengedit siaran<br />
-Multichannel (satu saluran dapat diisi lebih dari 5 program yang berbeda)</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=56&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2008/12/17/sejarah-penemuan-dan-inovasi-televisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>internet dan teknologi website</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/internet-dan-teknologi-website/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/internet-dan-teknologi-website/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 06:41:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[http://fyablog.wordpress.com/2007/07/17/tugas-ptk-internet-sebagai-teknologi-komunikasi-dan-infor
Internet merupakan salah satu teknologi hasil penggabungan antara teknologi komunikasi dan teknologi informasi. Dengan teknologi komunikasi, kita dapat mengumpulkan dan memproses ataupun bertukar informasi dengan individu lain. Melalui teknologi informasi kita juga dapat mengolah atau menyebarkan informasi yang dikombinasikan antara komputer dengan teknologi komunikasi. Dari sinilah, maka internet dikatakan suatu hasil penggabungan antara teknologi komunikasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=31&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>http://fyablog.wordpress.com/2007/07/17/tugas-ptk-internet-sebagai-teknologi-komunikasi-dan-infor</p>
<p>Internet merupakan salah satu teknologi hasil penggabungan antara teknologi komunikasi dan teknologi informasi. Dengan teknologi komunikasi, kita dapat mengumpulkan dan memproses ataupun bertukar informasi dengan individu lain. Melalui teknologi informasi kita juga dapat mengolah atau menyebarkan informasi yang dikombinasikan antara komputer dengan teknologi komunikasi. Dari sinilah, maka internet dikatakan suatu hasil penggabungan antara teknologi komunikasi dan teknologi informasi. Karena dengan adanya internet, kita dapat memperoleh informasi secara cepat, baik dari dalam maupun luar negeri.</p>
<p>Melalui internet pula, kita dapat memperoleh banyak teman dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di internet itu. Internet membuka dunia dengan informasi yang didapat melalui website-website didalamnya. Hal inilah yang dapat dikatakan atau dijadikan alasan bahwa teknologi komunikasi yang lebih mengacu pada hardware yang memungkinkan untuk mengumpulkan, memproses, dan bertukar informasi yang kemudian dihubungkan dengan pengerjaan teknologi informasi yang menggunakan perangkat komputer.</p>
<p>Ngobrol Gratis Lewat Internet</p>
<p>Teknologi Peer-to-Peer pertama kali diperkenalkan dan dipopulerkan oleh aplikasi file-sharing seperti Napster dan KaZaA. Dalam konteks ini, teknologi P2P memperbolehkan user untuk saling berbagi, mencari, dan mendownload file-file terutama file-file lagu dan video.</p>
<p>Sistem P2P sesungguhnya adalah terciptanya keadaan, dimana semua nodes ( simpul-simpul ) pada jaringan bergabung bersama secara dinamis untuk berpartisipasi dalam lalu lintas data, pemrosesan, dan pengerjaan tugas yang seharusnya ditangani oleh server pusat. Jaringan P2P yang terdesentralisasi ini memiliki beberapa keuntungan apabila dibandingkan dengan jaringan client-server. Jaringan ini berskala hampir tidak terbatas tanpa mengurangi waktu untuk pencarian dan tanpa diperlukannya biaya untuk sumber daya terpusat ( centralized resources ).<br />
Dengan adanya sumber daya yang terdesentralisasi, jaringan P2P dapat menghilangkan secara virtual biaya yang dibutuhkan untuk sebuah infrastruktur besar yang tersentralisasi.</p>
<p>Skype adalah sebuah jaringan telepon internet ( VoIP ) peer-to-peer yang didirikan oleh Niklas Zennstr dan Janus Friis , sang pencipta KaZaA. Melalui program ini, penggunaan skype dapat berbicara dengan pengguna skype lainnya dengan gratis, menghubungi telepon tradisional dengan biaya ( skype-out ) , menerima panggilan telepon dari tradisional ( skype-peln ) , dan menerima pesan suara. Kegunaan dasarnya adalah pembicaraan telepon melalui komputer dimanapun pengguna berada ( dengan koneksi internet ) secara gratis.<br />
Hingga kini software sky-pe masih berupa freeware sehingga bisa didownload dari situs www.skype.com. Software ini juga tersedia untuk kalangan PC rumahan ataupun untuk pocket PC. Sepereti aplikasi messenger lainnya ( MSN, Yahoo!, ICQ, dll ) pengguna skype harus mendaftar terlebih dahulu dengan user ID dan komunikasi dapat dilakukan hanya dengan sesama komputer yang sudah memiliki aplikasi ini.</p>
<p>Syarat untuk menginstall software ini :<br />
• Memiliki sistem operasi microsoft windows 2000 atau microsoft windows XP<br />
• Memiliki prosesor yang berkecepatan minimal 700 MHz<br />
• Memory 128 MB<br />
• Koneksi internet ( paling lambat 33 Kbps )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=31&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/internet-dan-teknologi-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budaya &amp; Konsep Teknologi</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/httpranggaekaputrablogfriendstercom200811budaya-konsep-teknologicomment-2/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/httpranggaekaputrablogfriendstercom200811budaya-konsep-teknologicomment-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 02:27:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Kenetralan teknologi
Teknologi berkembang hampir di seluruh belahan dunia. Negara – negara di kawasan eropa dan amerika hampir selalu menjadi pioner dalam hal perkembangan teknologi. Berbagai produk teknologi diciptakan dengan maksud memudahkan pekerjaan manusia. Produk produk hasil perkembangan teknologi tersebut diciptakan di sejumlah negara dan dipublikasikan ke pasar dunia. Namun yang terjadi di lapangan tidak sepenuhnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=18&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Kenetralan teknologi<br />
Teknologi berkembang hampir di seluruh belahan dunia. Negara – negara di kawasan eropa dan amerika hampir selalu menjadi pioner dalam hal perkembangan teknologi. Berbagai produk teknologi diciptakan dengan maksud memudahkan pekerjaan manusia. Produk produk hasil perkembangan teknologi tersebut diciptakan di sejumlah negara dan dipublikasikan ke pasar dunia. Namun yang terjadi di lapangan tidak sepenuhnya sesuai dengan tujuan awal penciptaan dan pemasaran produk teknologi.<br />
Sebagai contoh adalah produk ’snowmobiles’ yang berkembang di Amerika Utara pada tahun 1960an. Produk ini diciptakan untuk memudahkan warga amerika utara selama musim salju. Ketika ’snowmobiles’ dipasarkan di luar negeri, pemanfaatannya menjadi bergeser. Di Swedia ’snowmobiles’ digunakan untuk mengggembala rusa kutub, dan di Canada, produk ini digunakan untuk para eskimo yang hendak menjebak serigala untuk selanjutnya diambil kulitnya.Dengan demikian dapat disimpulkan sementara bahwa produk teknologi telah diciptakan dan ketika produk tersebut disebar, maka penggunaannya akan bergantung pada kondisi sosial atau kebudayaan warga daerah masing – masing. Hal ini lah yang menjadi argumen atas pertanyaan bahwa apakan teknologi itu netral atau bergantung pada kondisi sosial. Jika dilihat dari sisi konstruksi dasar mesin dan bagaimana cara kerja sebuah produk teknologi, maka teknologi dapat dikatakan netral karena dimanapun penggunaannya sama dan mesin yang dipakai sama. Namun jika dilihat dari sisi aktivitas manusia yang menggunakannya, teknologi tidaklah netral karena tujuan tujuan penggunaan produk teknologi tidaklah sama di setiap daerah. Kata ’teknologi’ memilki arti yang beraneka ragam jika dilihat dari berbagai bidang. Di dunia kedokteran, teknologi berkisar pada pengetahun mengenai bidang kedokteran, dan keahlian dalam menangani pasien. Bahkan ada pula yang menambahkan bahwa teknologi kedokteran juga meliputi teknik dasar kedokteran, aspek budaya, dan organisasi. Teknologi dapat dimaknai sebagai aktivitas manusia dan juga sebagai bagian dari kehidupan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknologi tidak hanya seputar teknik, mesin, dan pengetahuan, namun juga seputar organisasi dan nilai nilai budaya.<br />
Definisi<br />
Mendefinisikan konsep teknologi secara tepat memerlukan pemikiran mengenai manusia dan aspek sosial yang ada. Banyak orang mengidentifikasi teknologi hanya dengan aspek teknis karena anggapan bahwa teknologi selalu berurusan dengan mesin, teknik, dan segala aktivitas untuk menjalankan sesuatu. Kata ’Teknologi’ terkadang digunakan oleh orang orang dengan pemikiran terbatas dan juga oleh orang orang dengan pemikiran yang lebih luas. Ketika orang orang dengan pemikiran terbatas mendefinisikan teknologi, maka aspek budaya akan ditempatkan sebagai bagian diluar teknologi, teknologi hanya terbatas pada masalah teknik. Sedangkan bagi orang orang dengan pemikiran yang lebih luas, teknologi dikaitkan dengan ’technology practice’ atau kegiatan praktik dari teknologi yang tentu saja tidak bebas nilai karena akan berhubungan dengan tujuan penggunaan teknologi, aspek budaya, dan kondisi sosial yang ada. Beberapa definisi yang sifatnya formal menyebutkan bahwa, teknologi adalah hasil dari pengetahuan ilmiah yang teroganisir dan diaplikasikan secara sistematis ke dalam hal hal yang bersifat praktis.Secara eksplisit, teknologi dianalogikan sebagai ’hardware’ dimana manusia sebagai pengguna dan teknologi sebagai alat yang digunakan. Namun, selanjutnya perkembangan di bidang teknologi menyebutkan bahwa teknologi lebih dari hanya sekedar ’hardware’. Teknologi merupakan ’liveware’ karena organisme – organisme hidup setidaknya bergantung pada teknologi. Selain pendefinisian teknologi’, pendefinisian kata ’ teknikal’ dan ’teknologikal’ juga menjadi perbincangan. Pendefinisian kedua konsep itu membutuhkan deskripsi atau contoh kasus agar lebih mudah dipahami. Dan pada akhirnya, menurut Arnold Pacey, konsep teknikal lebih mengarah pada pengaplikasian suatu produk teknologi untuk memecahkan suatu masalah. Sedangkan ’teknologikal’ merupakan konsep yang lebih luas, tidak hanya terpaku pada hal hal yang sifatnya teknikal.<br />
Latar belakang dan Nilai Nilai masyarakat<br />
Membicarakan teknologi lebih jauh, berarti membicarakan beberapa sikap yang membatasi pandangan seseorang mengenai teknologi. Sistem teknologi meliputi manusia dan mesin. Tingkatan keduanya adalah setara. Namun pada kenyataannya manusia, karena merasa dirinya sebagai ’user’ dari mesin, seringkali memposisikan diri lebih tinggi. Hal tersebut berkaitan dengan budaya yang terjadi di masyarakat. Ketika sebuah mesin produk teknologi mengalami kerusakan, seringkali yang dislahkan adalah mesin itu sendiri. Mesin yang buruk, tidak tahan lama, kurang canggih, dan alasan lainnya. Manusia sering mengesampingkan alasan bahwa mesin itu kurang dirawat oleh manusia. Manusia cenderung terfokus pada aspek teknik dari setiap masalah yang bersifat praktis. Dan mereka lalu mulai berfikir tentang kemampuan luar biasa lainnya yang dapat diciptakan melalui teknologi. Manusia makin mengharapkan teknologi dapat menyelesaikan setiap masalah.Yang perlu disadari, teknologi tidak selamanya dipuja dan dibutuhkan begitu saja oleh masyarakat di seluruh dunia. Teknologi juga harus diiringi dengan perkembangan pendidikan dan pengetahuan. Menjamurnya teknisi teknisi yang ahli juga tidak akan berpengaruh apa apa jika mayoritas penduduknya tidak terpelajar. Masyarakat tersebut akan menganggap teknologi tak ubahnya seperti alien. Dengan demikian, perkembangan teknologi tidak dapat netral dan berdiri sendiri. Perkembangan teknologi harus diimbangi dengan perkembangan sosial, pendidikan, dan kebudayaan.<br />
Pengukuran Kemajuan Teknologi<br />
Manusia terbiasa terfokus pada produk teknologi dibandingkan dengan aktivitasnya sehari hari. Karena itulah kemajuan teknologi sering diukur dengan melihat pada berbagai macam produk teknologi yang baru diciptakan, serta jumlahnya yang meningkat. Sebagai contoh, pada awal tahun 1600, penemuan seperti mesin cetak, kompas megnetis menjadi bukti dari kemujuan teknologi. Dan semakin berkembangnya zaman, ditemukan pula mesin uap dan lampu elektrik.Berbagai tipe mesin bermunculan untuk menunjukkan perkembangan yang bertahap dalam jangka waktu yang lama. Kemajuan teknologi dianggap melaju secara konsisten dan diukur melalui grafik.Nicholas Rescher, seorang ahli statistik dan diagram menyatakan bahwa konsistensi dari kemajuan teknologi adalah hal yang lumrah. Namun cara pandang tersebut ternyata memiliki kelemahan yang fatal. Dengan keadaan yang konsisten, kemajuan teknologi menjadi tidak dinamis. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kemajuan salah satu dimensi membuat kemunduran dimensi yang lain menjadi dikesampingkan. Contohnya di dunia pertanian. Jumlah produksi pertanian dikaitkan dengan faktor tanah, SDM, dan energi yang berlimpah. Padahal belum tentu untuk mencapai panen yang berlimpah harus memiliki SDM, energi, dan tanah yang banyak. Kemajuan panen tidak hanya berkisar diantara faktor tersebut saja. Apalagi fakta bahwa di Amerika serikat yang memiliki lahan sangat luas tidak menjadikan hasil pertaniannya serta merta meningkat dan berlebih.Tingginya tihasil pertanian juga disebabkan oleh aspek organisasional, hal tersebut juga dilihat dari perbandingan jumlah hewan ternak dan hasil panennya. Kemajuan teknologi di bidang pertanian dapat dilihat dari munculnya pupuk kimia dan traktor. Dengan traktor, para petani tetap dapat membajak sawah walaupun dalam kondisi iklim yang tidak mendukung. Berpindahnya penggunaan mesin uap menjadi penggunaan turbin raksasa juga dijadikan sebagai ukuran kemajuan teknologi.<br />
Organisasi Kerja<br />
Intepretasi dalam hal kemajuan teknologi bersifat linear. Pada tahun1840, kemajuan di bidang pertanian dikaitkan dengan revolusi Industri. Dengan demikian kejadiannya bersifat searah. Pola intepretasi yang linear memunculkan pernyataan bahwa perkembangan yang terjadi di bidang teknologi, dalam hal ini perkembangan pabrik pabrik yang menggunakan mesin uap, memunculkan sistem ekonomi kapitalis. Namun opini tersebut tidaklah sepenuhnya tepat. Buktinya, pabrik yang ada pada saat revolusi industri dan menggunakan sistem kapitalis mengaku sama sekali tidak bergantung pada terciptanya mesin uap. Banyak negara eropa,yang masih menggunakan tenaga kuda sebagai sumber energi mereka. Sebenarnya, peranan produk teknologi seperti mesin mesin yang diciptakan bukanlah hal yang terpenting. Yang paling penting adalah bagaimana sistem manjemen pabrik di dalamnya. Sebagai bukti, sebuah pabrik di kawasan Eropa lebih memilih menggunakan tenaga kerja manusia dibandingkan mesin mesin canggih yang pada saat itu telah beredar. Pemilik pabrik berpendapat bahwa, dengan membawa pekerja pekerja melalui pelatihan kerja yang terawasi, mereka dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, bahkan karena lingkungan yang kondusif, pencurian sejumlah material dapat dihentikan. Yang terpenting adalah esensi dari manajemen yang baik. Penumbuhan rasa disiplin dan pengkoordinasian antara atasan dengan bawahan yang baik merupakan sistem yang baik.Perubahan di dalam organisasi kerja dapat dilihat dari makin berkembangnya tenaga kerja yang dibutuhkan. Satu divisi kerja dapat dipecah menjadi beberapa divisi kerja baru yang berarti membuka peluang kerja bagi tenaga kerja yang baru. Dan mulailah penggunaan mesin dilakukan untuk mempermudah pekerjaan yang ada. Dengan demikian keahlian khusus mulai jarang dibutuhkan. Pada era selanjutnya, dimana para ‘draftman’ bermunculan, penggunaan komputer mulai terjadi. Komputer digunakan untuk membuat gambar. Para desainer membuat gambar menggunakan VDU, yaitu papan gambar elektronik. Dengan demikian gambar akan dihasilkan secara lebih mendetail dan lebih cepat.Selain itu muncul pula program pemprosesan data yang berguna untuk membuat dokument atau tulisan. Tidak diragukan lagi, komputerisasi dapat membantu kita mengatasi kompleksitas dunia modern. Mikroprosesor memfasilitasi berbagai macam peralatan menjadi lebih efisien dan terbentuk rapi dalam satu wadah. Komputer memudahkan jalinan hubungan yang terjadi diantara manusia.<br />
Penentuan keputusan dan Pergerakan dalam Kemajuan<br />
Saat ini, pola – pola baru mengenai organisasi harus ditemukan sebelum inovasi atau teknik di dalam teknologi bermunculan. Organisasi kerja dianggap lebih penting dibandingkan dengan produk teknologi yang dihasilkan oleh organisasi kerja tersebut.Dibandingkan pernyataan bahwa mesin uap james watt memimpin revolusi industri, mungkin lebih pantas dikatakan bahwa perkembangan organisasi pabrik memberikan kesempatan pada james watt untuk menyempurnakan penemuannya.Kebanyakan penemuan dibuat dengan tujuan sosial tertentu, namun banyak pula yang terpengaruh oleh berbagai hal dan menyebabkan penemuan penamuan tersebut tidak sesuai dengan harapan manusia. Inovasi selanjutnya akan dilihat sebagai hasil dari siklus dari faktor sosial, kultural, dan teknikal.Teknologi bukan sesuatu yang berada di luar konsep sosial. Sosial dan teknologi saling berkaitan satu sama lain. Inovasi bukan hanya hasil dari logika yang rasional. Di dalamnya juga terkandung tujuan dan maksud tertentu. Inovasi juga merefleksikan kesadaran tentang kemungkinan dan kesempatan yang berhubungan dengan maslah ekonomi. Pergerakan inovasi dan kemajuan teknologi, secara khusus, dapat dilihat dari penggunaan manusia sebagai tenaga kerja menjadi penggunaan mesin dan komputer. Selain itu industri yang bersifat agrikultur mulai bergerak menjadi industri yang bersifat otomotif.<br />
Budaya Para Ahli<br />
Di kalangan praktisi, perbedaan bidang studi menyebabkan budaya teknologi yang berbeda pula. Di bidang kedokteran, teknologi berkisar pada cara cara menyembuhkan pasien. Hal ini berarti bagi seorang dokter, teknologi digunakan untuk mengobati, bukan mencegah. Sedangkan di bidang teknisi, teknologi digunakan untuk mencegah suatu masalah. Contohnya adalah penciptaan alarm kebakaran yang digunakan untuk mencegah kebakaran, atau kamera pengintai yang dapat mencegah pencuri masuk. Dalam dunia kedokteran ditemukan istilah ’Halfway technology’ atau teknologi separuh jalan. Teknologi ini dapat didefinisikan sebagai teknologi yang belum sepenuhnya dimengerti atau dikuasai oelh manusia. Dalam dunia kedokteran, teknologi seharusnya mencakup pada teknik – teknik yang bersifat efektif dan relatif murah. Namun, dalam dunia kedokteran dikenal pula tranplantasi organ atau kemotrapi yang disadari merupakan hal yang kompleks dan sulit dipahami. Hal itulah yang dimaksud dengan teknologi separuh jalan. Terkadang, pengetahuan yang sudah dimiliki dan dikuasai dengan mudah malah tidak digunakan, seseorang cenderung mempelajari dan mengadopsi teknologi baru yang lebih rumit dan canggih. Perbedaan budaya yang melahirkan perbedaan dalam memandang teknologi seringkali menimbulkan perdebatan. Contoh kasus terjadi diantara ahli lingkungan dengan sukarelawan mengenai hal penyebab kanker. Para sukarelawan bersikukuh menyatakan bahwa penyebab kanker rahim adalah hubungan seksual secara bebas. Para sukarelawan memberikan data data dan menyebutkan bahwa faktor lingkungan hanya berpengaruh sebesar 5 persen terhadap penularan penyakit tersebut. Lain halnya dengan ahli lingkungan yang menyatakan bahwa penyakit kanker rahim 40 persen disebabkan karena kondisi lingkungan, daerah kumuh dan miskin yang berhubungan dengan kesulitan menrawat diri dan mendapatkan air bersih,sampai hal lingkungan tempat suami bekerja. Perbedaan pendapat tersebut dilatarbelakangi oleh cara pandang setiap ahli terhadap masalah kanker. Para ahli lingkungan akan memandang dari segi lingkungan. Contoh lain terjadi dalam hal polusi udara, dimana para kimiawan merasa bahwa polusi merupakan murni masalah kimia, dan mereka benar benar tidak memasukkan unsur kelalaian manusia, atau unsur keadaan lingkungan yang sepi dari pepohonan. Para ahli seringkali hanya berdiri pada bidang keahliannya saja, mereka melupakan faktor faktor non ilmiah di luar aspek teknikal yang mereka yakini. Para ahli memandang teknologi dan semua maslah yang ada di dalamnya dari segi teknis, dan hanya sedikit memandang segi kultural sepertinilai nilai personal atau segi organisasional seperti aktivitas lingkungan. Mereka memperkecil cakupan menjadi hanya aspek teknis dimana aspek tersebut telah mereka kuasai secara mendetail.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=18&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/httpranggaekaputrablogfriendstercom200811budaya-konsep-teknologicomment-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kounikasi dan teknologi fibre optik</title>
		<link>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/jaringan-lan-fiber-optic/</link>
		<comments>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/jaringan-lan-fiber-optic/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2008 02:24:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tiethea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tiethea.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Jaringan akses merupakan hal yang alive dalam bidang pertelekomunikasian. Ia adalah perangkat dasar yang digunakan sebagai media penghubung antara transceiver dan receiver. Dalam perusahaan telekomunikasi, jaringan akses ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu jaringan akses metal dan jaringan akses non metal.Jaringan akses metal yaitu sebuah jaringan yang media penghubung antar computer adalah tembaga, biasanya digunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=16&subd=tiethea&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Jaringan akses merupakan hal yang alive dalam bidang pertelekomunikasian. Ia adalah perangkat dasar yang digunakan sebagai media penghubung antara transceiver dan receiver. Dalam perusahaan telekomunikasi, jaringan akses ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu jaringan akses metal dan jaringan akses non metal.Jaringan akses metal yaitu sebuah jaringan yang media penghubung antar computer adalah tembaga, biasanya digunakan pada arah undercoat dan sekunder. Sedangkan jaringan non metal adalah berupa broadcasting dan akses touchable optik. Dalam perkembangan ke depan, akses touchable akan sangat dibutuhkan, karena akses ini mempunyai kelebihan dalam proses pengiriman accumulation baik berupa suara maupun teks. Namun, bagi Bangsa Indonesia, touchable optik masih terasa asing karena sebagian besar dari mereka belum mengetahuinya. Dengan problematika tersebut tentu saja ini akan menghambat perkembangan teknologi informasi di negara kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Oleh karena itu, perlu sekali kiranya setiap media menjelaskan tentang perkembangan teknologi informasi kepada publik, supaya dengan adanya sikap “understand” akan dapat membangkitkan kita dari keterpurukan teknologi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Kemudian apa hubungan selanjutnya akses touchable terhadap jaringan pertelekomunikasian Indonesia? Tentu saja sangat berelasi. Fiber optik memang mempunyai harga yang relatif mahal. Namun untuk sebuah komunikasi yang kompleks, ini memungkinkan akan lebih efisien dalam menggunakannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">SEKILAS TENTANG SERAT OPTIK</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Fiber optik merupakan jaringan yang dapat mentransmisi cahaya. Dibandingkan dengan jenis lainnya, ini relatif mahal. Namun, touchable optik memiliki jangkauan yang lebih jauh dari 550 cadence sampai ratusan kilometer, tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim accumulation pada kecepatan yang lebih tinggi dari jenis lainnya. Fiber optik tidak membawa sinyal elektrik, seperti lainnya yang menggunakan tembaga. Sebagai gantinya, sinyal yang mewakili taste tersebut diubah ke bentuk cahaya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Fiber optik terdiri dari dua jenis, yang dikenal sebagai azygos fashion dan multi mode. Single fashion dapat menjangkau jarak yang lebih jauh dan hanya mengirim satu sinyal pada satu waktu. Multimode mengirim sinyal yang berbeda pada saat yang bersamaan, mengirim accumulation pada sudut refraksi yang berbeda pada saat yang bersamaan, mengirim accumulation pada susut refraksi yang berbeda. Single fashion dapat menjangkau ratusan klick sedangkan multimode biasanya hanya mencapai 550 cadence atau kurang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Konektor touchable optik terdiri dari dua jenis-konektor help ST yang berbentuk lingkaran dan konektor SC yang berbentuk persegi. Penggunaan ini harus disesuaikan dengan jenis perangkat yang digunakan karena mereka mungkin berbeda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Perkembangan dan penerapan teknologi telekomunikasi dunia yang berkembang dengan cepat, secara langsung ataupun tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan sistem telekomunikasi Indonesia. Beroperasinya satelit telekomunikasi Palapa dan kemudian pemakaian SKSO (Sistem Komunikasi Serat Optik) di state merupakan bukti bahwa state juga mengikuti dan mempergunakan teknologi ini di bidang telekomunikasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Tidak disangkal lagi bahwa serat optik akan memberikan kemungkinan yang lebih baik bagi jaringan telekomunikasi. Serat optik adalah salah satu media transmisi yang dapat menyalurkan informasi dengan kapasitas besar dengan keandalan yang tinggi. Berlainan dengan media transmisi lainnya, maka pada serat optik gelombang pembawanya tidak merupakan gelombang elektromagnet atau listrik, akan tetapi merupakan sinar/cahaya laser.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sistem telekomunikasi ini sebenarnya sudah diteliti sejak lama, tetapi karena banyaknya kesulitan atau hambatan yang timbul terutama di dalam usaha menghilangkan kotoran dalam pembuatan serat optik. Kotoran di dalam serat optik dapat mengakibatkan rugi-rugi transmisi dan dispersi yang tidak sempurna.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Sebagaimana namanya maka serat optik dibuat dari gelas silika dengan penampang berbentuk lingkaran atau bentuk-bentuk lainnya. Pembuatan serat optik dilakukan dengan cara menarik bahan gelas kental-cair sehingga dapat diperoleh serabut/serat gelas dengan penampang tertentu. Proses ini dikerjakan dalam keadaan bahan gelas yang panas. Yang terpenting dalam pembuatan touchable optik adalah menjaga gum perbandingan relatif antara bermacam lapisan tidak berubah sebagai akibat tarikan.</span></p>
<p><!--[endif]--></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tiethea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tiethea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tiethea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tiethea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tiethea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tiethea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tiethea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tiethea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tiethea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tiethea.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tiethea.wordpress.com&blog=4816273&post=16&subd=tiethea&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tiethea.wordpress.com/2008/11/05/jaringan-lan-fiber-optic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2c03242ef5f3d972bbb34d2a6f10ab1a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tiethea</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>